Yayasan Pendidikan Islam Al-Munawwarah Murad

Home » Uncategorized » MURID TK BUNAYYA II STUDY TOUR KE PELABUHAN BELAWAN

MURID TK BUNAYYA II STUDY TOUR KE PELABUHAN BELAWAN

19 Pebruari 2010

Sebanyak 96 murid Taman Kanak Kanak (TK) Bunayya II Jalan Beo Sei Sikambing  Medan  Sunggal  melakukan kunjungan belajar ke Pelabuhan Indonesia I Cabang Belawan untuk menyaksikan sistem kerja transportasi laut di Pelabuhan Belawan. Kehadiran siswa  usia  dini  yang  didanipingi 10  orang guru  pembimbing  di pelabuhan terbesar  ketiga  di  Indonesia  tersebut, disambut  Swandi  Hutasoit  staf  humas dan Sukarin Kepala Satuan Pengamanan PT Pelabuhan Indonesia I Cabang Belawan.

Darnisa Kepala TK Bunayya II mengatakan, kunjungan anak didik yang  bernaung  diyayasan pendidikan Islam Al Munawwarah  Murad  tersebut  sebagai  bentuk  kunjungan  belajar. Kegiatan ini bertujuan agar anak didik yang  masih usia muda  dapat mengetahui dan melihat langsung salah satu jenis alat transportasi yang dapat berjalan di air, yakni kapal serta hal yang terkait dengan kapal di pelabuhan dan aktivitas lainnya.

Kunjungan seperti ini,  kata Darnisah, akan memberi pemahaman kepada anak didik bahwa kapal yang terbuat dari kayu ataupun besi yang mereka  lihat  langsung di pelabuhan salah satu bentuk kendaraah air yang tidak kalah nyaman bila  dibandingkan dengan kendaraan darat atau udara. Kami menginginkan anak didik sejak dini dapat melihat langsung kapal pengangkut orang maupun barang yang banyak memberi peran dalam kehidupan kita sehari hari, ujar Darnisah.

Swandi kepada puluhan tamu cilik yang diharapkan kelak menjadi penerus bangsa, menjelaskan tentang peran dan  fungsi  pelabuhan, antara lain  sebagai  ujung  tombak   perekonomian. Para  bocah  cilik  itu  dibawa ke dernaga  terminal  penumpang  secara  berbaris  untuk  melihat kapal yang sedang sandar di dermaga. Alumni Fakultas Hukum USU itu menjelaskan, pelabuhan adalah  tempat  turun naik penumpang maupun barang antar pulau di Indonesia  maupun  antar  negara.  Meski  sewaktu waktu pelabuhan terlihat sepi, namun aktivitas di Pelabuhan Belawan tetap berlangsung selama 24 jam sehari secara berkesinambungan.

Pelabuhan  ini  tidak  ada sepinya, ada  kapal  yang  sandar  di dermaga tetapi tidak ada orang yang terlihat. Sebenarnya kapal tersebut  sedang  bongkar  barang  curah  kering, seperti  bungkil dengan sistem compeyer yang  langsung  dari  kapal  ke gudang, jadi  tidak ada terlihat orang yang bekerja, jelas Swandi menunjukkan kepada pada murid sebuah kapal  yang sedang  membongkar bungkil di dermaga 107 Ujungbaru yang terkesan sepi orang orang bekerja.

Source :Harian Global


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: